Abdul Wahid Secara Tegas Meminta Kementerian ESDM Untuk Memberikan Hak Riau Sebagai Penghasil Migas.

RBS MEDIA, – Komisi VII DPR RI Menggelar Rapat Dengar Pendapat Dengan Kementerian ESDM pada 29 November 2019 di Gedung DPR membahas sejumlah rencana dan kebijakan pemerintah terutama di bidang Migas.

Dalam kesempatan tersebut, Anggota DPR RI Abdul Wahid, dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang mewakili provinsi Riau, meminta secara tegas kepada Kementerian ESDM untuk memberikan bagi hasil bagi Riau yang selama ini merupakan Daerah Penghasil Migas terbesar di Indonesia.

Menurutnya, salah satunya adalah sektor migas Blok Rokan yang sebentar lagi akan berakhir kontrak karyanya. sejak tahun 1970an di eksploitasi telah menghasilkan milyaran bahkan triliyunan barel minyak yang keluar dari perut bumi riau. hari ini sudah menjadi sumur tua bahkan menyisakan dampak lingkungan yang tidak sedikit. Sementara hasilnya belum cukup mensejahterakan penduduk Riau.

“saya mendorong pertamina memberikan ruang bagi daerah untuk
mengelola dengan persentase yang lebih besar dari yang sudah
ditetapkan dalam Permen ESDM 37 th 2016 yang hanya memberikan
Participating Interest (PI) 10% kesempatan kepada daerah,” tegasnya.

Abdul Wahid juga menambahkan bahwa hal Ini harus disuarakan bersama-sama, jangan lagi negosiasi kita daerah ini untuk menuntut bagi hasil layak dengan meneriakan suara-suara sumbang yang berpotensi terpecahnya NKRI tercinta ini. (RK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1
Mau Pasang Iklan?
Atau Mau Pesan Produk?
Atau Mau request?
Powered by