Ini Penjelasan Bawaslu dan KPU Kab Siak Soal Branding dan Sticker Paslon Pada Kendaraan.

Keteangan Foto Bawaslu saat Rakor Peningkatan Disiplin prokes pada pilkada, (17/9/2020).

RBSMEDIA, SIAK – Banyak strategi dalam mengkampanyekan paslon bupati dan wabup pada Pilkada 9 Desember 2020 mendatang, seperti melalui media elektronik, online, maupun alat peraga kampanye lainnya, satunya adalah dengan stiker, baliho dan branding pada kendaraan.

Terkait branding dan stiker, Komisoner Bawaslu Kabupaten Siak, Zulfandi Nugraha menjelaskan pihaknya masih menunggu Peraturan Bawaslu untuk petunjuk teknis soal tersebut.

Untuk masalah branding, untuk saat ini kami belum bisa memastikan sebab di peraturan kpu tentang kampanye tidak ada pasal khusus yang memuat aturan tentang branding,” Kami masih menunggu peraturan bawaslu tentang pengawasan kampanye,” jelas Zulfandi Nugraha saat dikonfirmasi RBS, Jum’at (25/9/2020).

Dia juga menambahkan dalam waktu dekat pihaknya akan mengadakan rapat terkait aturan dalam menggunakan branding pada kendaraan. Sementara branding yang sudah terpasang diperolehkan sembari menunggu hasil rapat maupun peraturan dari Bawaslu.

Ketua KPU Kabupaten Siak, Ahmad Rizal juga menjelaskan bahwa untuk branding tidak diatur dalam kampanye, yang diatur hanya sticker.

Branding mobil tidak diatur dalam kampanye. Yang diatur adalah stiker paling besar 10×5 cm,” jelas Ahmad Rizal kepada RBS.

Hal senada juga disampaikan oleh Komisioner KPU Kabupaten Siak, Agus Haryanto bahwa soal aturan branding pada kendaraan tersebut belum final.

Kardono

RBSMEDIA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1
Mau Pasang Iklan?
Atau Mau Pesan Produk?
Atau Mau request?
Powered by